Bagaimana Seharusnya Pemerintah Berperan Menyehatkan Industri Musik?

Terdapat beberapa data kerugian industri musik yang disebabkan dari situs download ilegal, namun angka validnya adalah tidak kurang dari Rp. 10 Triliun per tahun. Bahkan data dari HealOurMusic.org, sebuah situs yang peduli kepada industri musik, menyebutkan angka lebih dari Rp. 30 Triliun per tahun! Sebuah angka yang tidak kecil tentunya!

Terkait dengan kerugian industri musik, musik digital tentunya, dari situs download ilegal tersebut menurut hasil seminar di Bandung dengan tema “Stop Upload & Download Illegal Music” pada awal Mei 2012 secara jelas menunjuk pemerintah lah yang harus melakukan aksi positif penyelamatan industri musik dari download secara ilegal tersebut.

Pembicara Seminar Stop Ilegal Download pada Festival TIK 2012

Pembicara Seminar Stop Ilegal Download pada Festival TIK 2012

Berikut adalah beberapa langkah yang seharusnya diambil oleh pemerintah untuk melakukan penyelamatan industri musik dari download secara ilegal:

1. Memerintahkan pemblokiran kepada situs download ilegal

Pemerintah menetapkan daftar situs download ilegal yang telah terbukti atau dapat disangka menyebabkan proses download secara ilegal terjadi. Perintah tersebut setidaknya ditetapkan oleh setingkat menteri dan diteruskan kepada penyedia jasa internet untuk melakukan pemblokiran secara terpusat kepada daftar situs ilegal tersebut. Dalam hal ini, seharusnya kementerian yang terlibat adalah KeMenkominfo dan KeMen Industri Kreatif.

2. Penetapan Hukum Positif

Selain menetapkan perintah untuk melakukan pemblokiran situs ilegal, maka pihak kementerian terkait harus juga menetapkan peraturan untuk penetapan Hukum Positif sebagai tindakan pidana bagi siapapun yang melakukan penyediaan atau pengembangan situs yang memberikan download secara ilegal.

3. Bersama Entitas Industri Musik Melakukan Sosialisasi Keputusan di Atas

Pemerintah bersama dengan entitas industri musik lainnya harus bersama-sama melakukan sosialisasi keputusan pemblokiran situs download ilegal dan penetapan hukum positif bagi penyedianya. Para pihak tersebut dapat pula mengajak para blogger untuk memperoleh dampak komunikasi seluas-luasnya dan secara berkesinambungan.

Dari ketiga langkah besar itu seharusnya keberadaan situs download ilegal dapat diberantas dan dengan sendirinya industri musik Indonesia akan berkembang lebih baik.

Mari bersama mengambil peran!

Industri Musik, Berapa Kerugian dari Situs Download Ilegal?

Rekan pembaca sekalian mungkin sudah sering mendengar betapa situs download ilegal telah menghancurkan industri kreatif, termasuk di dalamnya adalah industri musik. Mungkin juga di antara kita belum mengetahui berapa yang dirugikan oleh para situs download ilegal tersebut pada industri musik Indonesia?

Ok, baiklah, mari kita buka situs bersama www.alexa.com, sebuah situs yang melakukan pe-ranking-an situs yang dapat difokuskan ke satu negara, misalnya Indonesia. Jadi setelah membuka situs itu atau lebih tepatnya mengakses berikut: http://www.alexa.com/topsites/countries/ID . Dari pengumpulan data kami di bulan Maret 2012, kami memperoleh ranking sebagai berikut:

Top 20 Website in Indonesia

Top 20 Website in Indonesia

Perhatikan pada alamat situs yang diarsir warna merah, ya, nomor 12 saja dulu yaitu 4shared.com. Coba kita buka sekarang Google AdPlanner, maka kami memperoleh Unique Visitor (UV) situs 4shared.com adalah 3.100.000 per bulan. Artinya dalam satu bulan terdapat 3,1 juta user yang melakukan kunjungan ke 4shared.Com.

Seandainya dalam satu bulan itu pengunjung 4shared.com mendownload lagu sebanyak 10 lagu saja, jadi terdapat 31 juta lagu yang didownload per bulan, bukan?

Andaikan sebuah lagu fulltrack tersebut memiliki harga Rp. 5.000 secara beli putus, lebih murah dibanding potongan lagu berbentuk RingBackTone yang berlangganan Rp. 8.000 per bulan, maka setidaknya ada peluang kerugian sebesar Rp. 155 Milyar per bulan dari sebuah situs 4shared.com saja.

Berapa setahun? Sekitar Rp. 1,86 Triliun per tahun situs 4shared.com merugikan industri musik yang mana dari nilai tersebut tidak ada yang bisa dinikmati oleh Pencipta lagu, Artis Penyanyi, Komposer, ataupun Label!

Itu hanya situs 4shared.com saja. Bagaimana dengan setidaknya 20 situs download ilegal terbesar dalam memberikan kerugian industri musik? Silakan simak data berikut:

Top 20 Illegal Download Site in Indonesia

Top 20 Illegal Download Site in Indonesia

Silakan ditotal ke-20 besar situs donwload secara ilegal di atas, kita akan memperoleh data kurang lebih sekitar 12 juta Unique Visitor, artinya adalah 4 kali dari pengunjung unik situs 4shared.com!

Jadi secara jelas ke-20 besar situs download ilegal tersebut menyumbang kerugian industri musik sebesar Rp. 7,2 Triliuan per tahun atau diperkirakan tidak kurang Rp. 10 Triliun dari seluruh situs donwload ilegal!

So, mari kawan, stop melakukan download lagu ilegal dari manapun!

Hargai karya kreatif dengan membelinya secara legal.

Widget MelOn Chart, Saya Cinta Musik Legal

Blogger sebagai implementasi citizen journalism yang sering menuangkan tulisan dan buah pikirannya pada media blog baik melalui web atau kanal akses lainnya, merupakan sebuah komunitas yang memiliki ikatan kepercayaan dan sering melakukan kopi darat. Keberadaan mereka adalah sebagai penyalur suara dari himpitan media arus utama yang kadang luput meliput hal-hal yang kurang dominan atau bahkan kurang laku di pasar.

Hal-hal kurang dominan yang dimaksud antara lain adalah bagaimana menumbuhkan masyarakat sosial yang mencintai produk legal, termasuk musik, serta meneruskan suara (viralling) tentang mencintai produk legal tersebut.

MelOn dalam tujuan di atas, memberikan kemudahan bagi para blogger untuk secara voluntary menyuarakan musik legal dalam bentuk penerapan widget MelOn Chart. Widget MelOn Chart tersebut memiliki 3 kolom yang berisi Top 10 Daily Music, Top 10 Weekly / Promo Music, dan Favorite Song yang dapat dipilih oleh Blogger. Widget tersebut dapat diperoleh di halaman http://widget.melon.co.id .

Penempatan dan pengelolaan Widget MelOn Chart tersebut juga dapat disesuaikan sedemikian rupa dengan halaman web yang dimiliki blogger. Setiap blogger dapat memasang widget di lebih dari satu web blog. MelOn pun memberikan penghargaan bagi para Blogger yang berperan serta aktif meneruskan dan mereferensikan web MelOn kepada user, sehingga para pemasang widget di lebih dari satu web blog akan memiliki peluang lebih banyak memperoleh penghargaan tersebut.

Setiap bulan akan dipilih Top10 Blogger yang paling aktif mereferensikan layanan MelOn dengan total nilai uang Rp. 3.000.000 per bulan ditambah hadiah hiburan serta hadiah acak yang diberikan secara kepada seluruh peserta secara acak. Kepemilikan widget ini sangat penting ke depannya, selain memperoleh penghargaan di atas, widget ini juga memberikan peluang bagi Blogger untuk menjadi agent Reseller layanan MelOn, misalnya.

Jelas di sini adalah, bahwa widget MelOn chart tersebut diharapkan menumbuhkembangkan rasa cinta baik blogger ataupun pembacanya kepada musik legal.

Salam industri kreatif! Salam Musik Legal!

 

 

MelOn Android, Asli Buatan Indonesia

Awal 2011, OS Android berkembang pesat di Indonesia, hingga munculah banyak device berbasis Android, seperti Samsung, LG, HTC dan tidak ketinggalan vendor handset lokal seperti Nexian, TiPhone, Mito, dan beberapa lainnya. Dari beragam survey memprediksi bahwa Android akan meledak dan menggeser dominasi OS lainnya, termasuk Symbian.

Sejak saat itulah, kami mulai mengembangkan aplikasi MelOn berbasis Android, aplikasi yang murni karya anak Indonesia, mulai dari desain sampai delivery aplikasi jadinya. Aplikasi berbasis Android jelas berbeda dengan aplikasi berbasis BlackBerry yang sudah dikembangkan dengan mengadopsi dari Korea, beragam perbedaannya, mulai dari touching-process (Android kebanyakan menggunakan layar sentuh) sampai pengelolaan UI-nya untuk memudahkan modifikasi dan kesesuaian dengan target partner ke depan.

Jadilah aplikasi tersebut seperti apa yang terlihat dan dapat didownload di Google Play atau yang sebelumnya dikenal dengan Android Market. Kita bisa searching dan langsung instal di handset Android kita. Saat ini, sejak diupload di akhir Oktober, aplikasi ini sudah diinstal oleh tidak kurang dari 200.000 handset Android dengan beragam tipe.

Aplikasi ini memberikan kemudahan untuk melakukan streaming & download lagu DRM MelOn dengan aneka fitur untuk memudahkan user, termasuk di antaranya adanya fitur berlangganan menggunakan voucher & SMS, serta ada juga Lirik yang mendorong user dapat melakukan mobile karaoke!

Mari berkaraoke dengan MelOn sekarang juga!

Aplikasi MelOn Android dapat didownload di: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.melon.http

Twitter Kantor atau Pribadi?

Twitter Kantor sebagai acuan menyebut account twitter produk atau perusahaan yang harus dijadikan media promo dengan berinteraksi dengan para followers account tersebut, sedangkan twitter pribadi adalah sebaliknya account twitter pribadi kita.

Saya adalah salah satu penggagas dan implementator komunitas online, di TelkomFlexi kita sebut dengan FlexiLand dengan membernya bernama Flexter, lain kali saya akan ceritakan hal ini. Jadi, berhubungan dengan komunitas online, menurut saya adalah sebuah keharusan bagi suatu produk.

Pertanyaannya adalah apakah akan mengedepankan account twitter kantor ataukah menarsiskan anggota kantor untuk bersama-sama mempromosikan produk kantor?

Sebuah pilihan sulit di tengah-tengah member perusahaan kami yang relatif banyak berusia muda, sehingga narsis di komunitas online adalah bukan lagi tugas, tapi sebuah keharusan pribadi! Ups!

Namun, kami mulai berpikir jernih, kami harus mengedepankan account twitter kantor dan menjadikannya eksis dengan jumlah follower yang aktif yang tinggi, bukan follower yang foolish (istilah untuk account twitter rekayasa hanya untuk menjadikannya sebagai follower). Karena bagaimanapun kami tidak akan selamanya di kantor ini, maka bila nanti kami tidak di kantor ini, selanjutnya biarlah account kantor tersebut yang menjadi aktif.

Lantas dimulailah babak online social media itu dengan memanfaatkan twitter melalui account kantor. Account ini dikelola dengan sangat baik dengan beragam kegiatan online yang rutin diadakan, mulai kultwit sampai livetweet dengan artis beneran!

Alhamdulillah kini, account twitter kami terhitung paling tinggi dan paling aktif di lingkungan Telkom Group. Maju terus @MelOnIndonesia!

 

Me-lobby Master Rock Indonesia!

Bagi orang yang berkelahiran di tahun 70-80-an mungkin di usia SMP sampai kuliah masih menikmati lagu-lagu rock atau cadas yang waktu itu sedang booming di Indonesia, sebutlah deretan seperti Ahmad Albar dengan God Bless-nya, Power Metal, Jamrud, Boomerang, dan lainnya.Pantauan sederhana kami bahwa para orang pada kelahiran tahun tersebut pada saat ini menjadi kelompok masyarakat yang berkemampuan beli yang bagus dan mereka tentunya merindukan lagu-lagu Rock itu!

Secara terpisah, beberapa kali rekan saya melakukan protes ketika gagal menemukan lagu Huma Di Atas Bukit dan lengkingan suara Ahmad Albar, sebagian lagi dengan bergurau yang agak menjengkelkan menyatakan bahwa MelOn tidak lengkap bila tanpa ada God Bless atau Boomerang! Ini kawan-kawan baik yang satu kampus ataupun di kantor memiliki kegemaran yang sama.

Akhirnya, kami pun melakukan pencarian, sebuah nama langsung tertulis dalam ingatan yah, Log Zhelebour! Saya kenal orang ini! Ketika dulu melakukan partnership Ring Back Tone di Flexi, ya dulu saya juga mengelola partnership layanan musik nada sambung pribadi tersebut.

Masih seperti dulu, khas pak Log, orangnya penuh ketenangan dan banyak cerita yang berminat untuk disharing ke kami. Kami ladenin obrolan-obrolan seputar musiknya, walaupun kami lebih banyak diam menyimak sharingnya. Hingga akhirnya pak Log bersedia melakukan tanda tangan kerjasama untuk penjualan lagu-lagu Rock-nya di MelOn.  Hingga psssttt… ini jaminan MelOn lebih lengkap dari portal musik digital lainnya, karena di sini kami bisa menikmati lengkingan berat suara Ahmad Albar!

Buruan gih ikutan nikmati lagu-lagu Rock kami!!!

 

MelOn Tarif Baru, Bukan Hal Biasa

Setelah setahun mengimplementasikan tarif berlangganan seluruh lagu MelOn untuk test pasar yang Rp. 30.000 per bulan dengan beberapa variasinya, yaitu Rp. 15.000 per 2 minggu, 8 ribu per minggu, dan 4 ribu per 3 hari, kami mencoba melakukan review kepada pelanggan-pelanggan kami. Terutama adalah dengan memperhatikan kepada perilaku pelanggan TelkomSpeedy.

Skema tarif berlangganan paket Unlimited Music di TelkomSpeedy yang biasa dikenal sebagai Speedy Music Unlimited atau lebih disingkat sebagai SMU adalah Rp. 0 di bulan pertama, Rp. 4,900 di bulan ke-1 sampai bulan ke-7, dan setelah itu berlaku tarif Rp. 25.000 per bulan. Pelanggan SMU pada umumnya memahami dengan tarif sampai bulan ke-7, namun menginjak pada bulan ke-8, sebagian besar dari mereka langsung melakukan berhenti berlangganan SMU. Sebagian besar yang melakukan berhenti berlangganan tersebut berusaha melakukan berlangganan ulang dengan harapan memperoleh perlakuan tarif seperti pelanggan baru, namun begitu mengetahui akan dikenakan tarif langsung ke Rp. 25.000,- kembali mereka melakukan berhenti berlangganan kembali.

Hal ini dapat kami pahami bahwa ternyata pada saat ini pelanggan SMU tersebut, sesuai dengan survey kami menyatakan preferensi tarif yang diinginkan adalah berkisar Rp. 5.000 s/d Rp. 10.000 per bulan. Ternyata perilaku berlangganan ini juga mirip dengan pelanggan non SMU, karena ternyata mereka masih merasa berat untuk membayar lebih dari biaya itu per bulan.

Hal ini menuntut kami melakukan peninjauan ulang, yaitu dengan adanya tingkat familiaritas layanan kami kepada pelanggan, karena terus terang bahwa pesaing kami yang MP3 atau bahkan MP3 bajakan itu tidak perlu melakukan instalasi player dan penerapan kode kunci DRM yang walaupun tidak terlihat rumit oleh pelanggan.

Maka, kami pun mesti bergerilya melakukan negosiasi kepada satu-per-satu label untuk penerapan tarif baru Rp. 10.000 per bulan! Bayangin 55 label! Untunglah kami memiliki tim Sourcing yang tangguh! Alhamdulillah. Tarif tersebut memiliki variasi 3 bulan Rp. 25.000, 6 bulan Rp. 50.000, dan setahun yang hanya Rp. 50.000. Hingga ketika para label yang setuju sudah melebihi ‘kuorum’, maka kami pun mengumpulkan mereka untuk bersama-sama mensepakati perlakukan tarif ini. Kami pun merasa perlu melakukan penyepakatan dengan mereka, karena bagaimanapun kami adalah pemilik lisensi menjual produk mereka, bukan?

Hingga di akhir Maret tersebut, tertandatanganilah seluruh perjanjian kerjasama dengan label untuk penetapan tarif tersebut. Bagi kami, ini adalah bukan hal biasa karena ini menjadi tonggak penapakan MelOn agar pelanggan lebih mudah berlangganan dan lebih familiar dengan layanan MelOn.

Ayo, tarif berlangganan seluruh lagu MelOn sudah ceban sebulan, masak masih cari bajakan! Dosa lho!

 

 

Kontes Blog & Widget MelOn, Ikutilah!

Suka nulis? Punya Blog?
Nah! Yuk, ikutan #MelOnBlogContest & #MelOnWidgetContest dan menangkan uang tunai jutaan rupiah.
#MelOnBlogContest adalah kontes menulis review musik di blog pribadi MelOners dengan ketentuan sebagai berikut:
  • Periode kontes dimulai dari 1 Maret hingga 31 Maret 2012
  • Tulisan yang dibuat harus memasukkan kata kunci antara lain: Download, Pembajakan dan MelOn
  • Para peserta wajib memasang widget chart lagu MelOn yang dapat diperoleh di http://widget.melon.co.id
  • Tulisan yang telah dibuat harus ditweet dengan format: #MelOnBlogContest “Judul Tulisan” (link) | untuk @MelOnIndonesia
  • Pemenang ditentukan berdasarkan isi tulisan dan jumlah tweet page blog tersebut untuk selanjutnya ditentukan oleh panitia
  • Pengumuman pemenang akan dilakukan pada tanggal 7 April 2012 di web www.melon.co.id danhttp://meloners.melon.co.id
Hadiah:
  • Terpilih I   uang tunai Rp.2.500.000,-
  • Terpilih II  uang tunai Rp.1.500.000,-
  • terpilih III  uang tunai Rp.1.500.000,-

#MelOnWidgetContest adalah kontes pemasangan Widget di blog/portal pribadi MelOners dengan ketentuan sebagai berikut:
  • Peserta Blog Contest otomatis terdaftar sebagai peserta Widget Contest dan berkesempatan untuk memenangkan keduanya sekaligus.
  • Widget Contest juga dibuka untuk blogger lain yang tidak ikut Blog Contest.
  • Pemenang ditentukan dari jumlah klik terbanyak pada widget yang dipasang.
  • Periode I dimulai dari tanggal 1 Maret hingga 31 Maret 2012.
  • Periode bulan selanjutnya akan otomatis berlanjut dengan ranking pemenang dapat langsung dilihat di http://widget.melon.co.id
  • Pengumuman pemenang akan dilakukan pada minggu pertama bulan selanjutnya di web www.melon.co.id dan http://meloners.melon.co.id 
  • Tutorial pemasangan widget dapat didownload di web  www.melon.co.id
Hadiah setiap bulan:
  • Terbanyak I uang tunai Rp.1.000.000,-
  • Terbanyak II, III, IV, V uang tunai Rp.500.000,-
Ketentuan Umum Event:
  • Peserta yang diketahui melakukan kecurangan akan didiskualifikasi
  • Keputusan panitia event tidak dapat diganggu gugat
Selamat mengikuti contest!
Semoga menjadi pemenang.

Penyebaran Prospek Perusahaan

Penyebaran Prospek Perusahaan
Dunia online dengan fitur-fitur komunikasinya memberikan media penyebaran informasi dalam rangka aktivitas prospek yang sangat hebat. Fitur seperti email yang dapat mengkomunikasikan dengan mudah satu individu ke individu-individu lainnya menjadi sangat mudah. Fitur lainnya, adalah Blog, fitur terkini yang memungkinkan penyebaran informasi secara cepat dan memungkinkan penerimaan informasi yang mudah dicerna. Dalam hal ini walaupun Blog merupakan sebuah karya kreatif dari media online yang sudah, namun saya coba mengistilahkan sebagai fitur, karena blog sudah menjadi media majemuk yang mudah dikenal dan digunakan tiap individu pengguna internet.
Dalam kacamata perusahaan, media blog dapat digunakan sebagai media komunikasi pemasaran yang handal dengan penggunaan bahasa ‘manusia’ yang menekankan kepada komunikasi dua arah, dibanding komunikasi pemasaran tradisional yang biasanya berbentuk press release ataupun advertorial. Media blog tidaklah harus menggantikan media komunikasi tradisional, karena media seperti press release memiliki segment ‘penikmat’ [sebagai prospek] tersendiri, misal investor.
Banyak perusahaan yang sudah menggunakan blog sebagai media marketing communication dan meletakkannya sebagai salah satu sub departmennya. Banyak perusahaan kecil, Small Medium Entreprise (SME), bahkan perusahaan sekelas Top500 Fortune pun menggunakan blog sebagai media komunikasi pemasaran. Blog menjadikan mereka dapat memberikan persepsi bahwa perusahaan mereka adalah transparan, terbuka terhadap masukan, dan akrab kepada para ‘penikmat’ nya (yang juga pelanggannya?).
Perusahaan sekelas SME, menurut Ibu Debbie Weil, yang paling ngetop adalah Air Conditioning Contractors of America (ACCABuzz) di http://acca.blogs.com , sebuah blog yang menceritakan tentang bagaimana proses pelayanan dan pengembangan jasa Air Conditioning (AC) di Amerika.
Banyak perusahaan sekelas Top 500 Fortune yang menggunakan Blog sebagai media komunikasi pemasaran, ambil contoh blog dari perusahaan pesawat Boeing yang ditulis oleh VP Marketing-nya, yaitu Bapak Randy Baseler dengan alamat http://boeing.com/randy . Bagi mereka blog adalah sebuah aktivitas lanjutan dari pekerjaan keseharian. Menyenangkan sekali mendengarnya!
Blog dari internal perusahaan yang juga top management perusahaan tersebut memberikan celah kepercayaan lebih dan spesial bagi investor, ataupun pengguna langsung (end-user) produk dari produsen (dalam kasus Boeing adalah para penumpangnya), serta juga pembeli produknya (maskapai penerbangan). Hingga Blog para top management tersebut memberikan dampak bagi penumpang untuk memilih pesawat Boeing sebagai alat transportasinya. Belum lagi dampak word-of-mouth tradisional ataupun online (VM) bagi antar pengguna langsung kepada jaringan pertemanannya.
Bagimana bila sang top management yang tertarik untuk nge-blog, tapi tidak memiliki banyak waktu atau kema[mp]uan menulis? Mereka dapat menyewa blogger profesional untuk itu. Blogger profesional yang disewa atas nama perusahaan tersebut, bisa individu atau kelompok blogger. Para blogger tersebut layaknya agent komunikasi marketing, diibaratkan harus tidur ber-sprei-kan serta harus mimpi tentang produk yang akan di-blog-kan. 
Memang terdapat tantangan tersendiri bagi perusahaan untuk memperkenalkan produk kepada Blogger, sebaliknya memberikan tantangan tersendiri bagi Blogger untuk memahami, menterjemahkan, dan menuliskan dalam bahasa ‘manusia’ yang lebih mudah dicerna. Itu belum termasuk tantangan lain, seperti Blog menjadi media komplain baik kalangan eksternal maupun internal perusahaan yang tidak puas akan produk atau perusahaan produsen. Dalam hal ini, Blogger profesional biasanya memiliki tips dan triks tersendiri dalam menanganinya, dan itulah lebih untungnya menggunakan bahasa ‘manusia’ via blog tinimbang bahasa marketing tradisional yang kadang menjemukan dan… terkesan itu-itu saja.