Ibadah Komunitas
Apalagi to ini?
Istilah ini saya peroleh beberapa tahun yang lalu dari seorang ustadz (tapi ndak mau dipanggil pak Kyai) sewaktu di Surabaya. Beliau dalam suatu pengajian menyatakan adanya sekelompok manusia yang melakukan ibadah demi dipersepsikan memeluk agama tertentu atau lebih tepatnya menjadi anggota komunitas agama tertentu. Dan istilah itu diulang oleh salah satu rekan junior saya suatu ketika.
Dia yang beragama Nasrani, pagi-pagi bangun dengan menggerutu pergi ke Jemaat Minggu Pagi (Kebaktian) hanya karena ada temannya di komunitas lain (bisa perkantoran, bisa lingkungan terhormat lainnya di organisasi sosial, misalnya) yang kebetulan satu gereja dengan dia.
Dia yang beragama Hindu, malam-malam dengan tidak senang hati berangkat ke Pura, karena tahu bahwa kepala kantornya rajin berangkat ke Pura.
Dia yang beragama Islam, bergegas berangkat shalat Jumat untuk duduk di barisan depan, walau pun keseharian tidak pernah menjalankan ibadah shalat lima waktunya.
Mereka ini hanya mencoba menampilkan identitas bahwa mereka adalah bagian dari komunitas agama tersebut. Aku juga orang Nasrani yang taat lho, aku juga sering ke Pura lho, aku juga mengerjakan shalat lho.
Sang ustadz mengakhiri ceramahnya dengan ujaran, “Lantas, apalagi yang diharapkan dari orang yang untuk kebahagiaan/ tujuan hakikinya, untuk diri pribadinya sendiri, dia tega menjadi pembohong?”.
Wallahu ‘Alam.
Ikatan Alumni SMK Telekomunikasi Malang » Blog Archive » Ibadah Komunitas responds:
Posted: November 19th, 2008 at 3:50 am →
[...] Read original post at http://cakusma.com/?p=50 [...]